MATERI
ELEKTRONIKA DASAR
Senin 25 September 2016
MATERI
ELEKTRONIKA DASAR
1.
Pengenalan komponen aktif dan komponen pasif
2. Dioda
Semikonduktor
3.
Transistor
4.
Transistor Analisa DC
5.
Konfigurasi Common, Emitter, Base, Colector
6.
Penyearah Setengah Gelombang
7.
Penyearah Gelombang Penuh
8.
Clipper
9.
Clamper
10.
Penguat Transistor
11.
Simulasi
12.
Tugas Dan Presentasi
1.
Pengenalan Komponen Aktif Dan Komponen Pasif
A.Pengertian elektronika
Elektronika adalah ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK)
tentan pengendalian partikel bermuatan di dalam ruang hampa, gas dan bahan
semikonduktor.
Komponen
elektronika dibagi menjadi 2 yaitu komponen aktif dan komponen pasif.
a.Komponen
aktif adalah komponen elektronika yang dalam pengoperasiannya membutuhkan
sumber tegangan atau sumber arus dari luar. Ada banyak tipe komponen aktif yang
digunakan dalam rangkaian atau sitem elektronika. Secara umum komponen aktif
dibangun mengunakan bahan semikonduktor yang didesain sedemikian rupa sehingga
memiliki fungsi, nilai dan kapasitas sesuai kebutuhan yang diinginkan.
contoh
komponen aktif adalah transistor,thyristor dan transducer.
b.
Komponen pasif adalah komponen elektronika yang dalam pengoperasiannya tidak
membutuhkan suber tegangan atau sumber arus tersendiri. Komponen pasif pada
umumnya digunakan sebagai pembatas arus, pembagi tegangan, tank circuit dan
filter pasif. Komponen elektronika yang digolongkan sebagai komponen pasif
diantarnya adalah resistor, kapsitor, induktor,saklar dan diode.
contoh
komponen pasif adalah resistor, kapasitor, induktor, saklar dan dioda.
B. Hukum ohm
Sebuah rangkaian listrik terbentuk ketika jalur konduktor dibuat untuk dapat
mengalirkan elektron bebas secara terus menerus. gerakan elektron bebas secara
terus menerus ini pada sebuah konduktor disebut sebagai Arus (current).Dalam
rumus arus disimbolkan dengan I dan memiliki satuan Ampere (A).
Tenaga yang mendorong elektron bebas untuk terus
mengalir pada rangkaian disebut tegangan.Tegangan(voltage) adalah perbedaan
potensial listrik antara dua titik dalam rangkaian listrik.Pada sebuah
rangkaian, besar energi potensial yang ada untuk menggerakkan elektron dari
titik satu dengan titik yang lainnya merupakan jumlah tegangan.Tegangan memiliki
simbol V atau E dengan satuan Volt (V).
Elektron bebas cenderung bergerak melewati konduktor
dengan beberapa derajat pergesekan atau bergerak berlawanan. Gerak berlawanan
ini yang biasanya disebut dengan Hambatan(Resistance). Hambatan listrik adalah
Perbandingan antara tegangan listrik dengan arus listrik yang melewatinya.Dalam
rumus Hambatan listrik disimbolkan dengan R dan memiliki satuan Ohm (Ω).
Berikut
adalah satuan standar pengukuran untuk arus listrik, tegangan, dan
hambatan:
Simbol
Satuan
Simbol
Satuan
Tegangan
V
atau E
Volt
V
Arus
I
Ampere
A
Hambatan
R
Ohm
Ω
hubungan
antara arus, tegangan, dan hambatan disebut Hukum Ohm, ditemukan oleh Georg
Simon Ohm dan diterbitkan pada tahun 1827 makalahnya, The Galvanic Circuit
Diselidiki matematis . Penemuan pokok Ohm adalah bahwa jumlah arus listrik
melalui konduktor logam di sirkuit berbanding lurus dengan tegangan terkesan di
atasnya, untuk setiap suhu tertentu. Ohm menyatakan penemuannya dalam bentuk
persamaan sederhana, menggambarkan bagaimana tegangan, arus, dan hamabatan
saling berhubungan:
E = I .
R
Dalam
ekspresi aljabar ini, tegangan (E) sama dengan arus (I) dikalikan dengan
hambatan (R). Menggunakan teknik aljabar, kita dapat memanipulasi persamaan ini
menjadi dua variasi, pemecahan untuk I dan untuk R, masing-masing:
Sebagai
contoh pertama, kita akan menghitung jumlah arus (I) di sirkuit, nilai yang
diberikan dari tegangan (E) dan hambatan (R):
Berapa
jumlah arus (I) di sirkuit ini?
Dalam
contoh kedua ini, kita akan menghitung jumlah hambatan (R) di sirkuit, nilai
yang diberikan dari tegangan (E) dan arus (I):
Berapa
jumlah hambatan (R) yang ditawarkan oleh lampu?
Dalam
contoh terakhir, kita akan menghitung jumlah tegangan yang diberikan oleh
baterai, nilai yang diberikan arus (I) dan hambatan (R):
Apa
adalah jumlah tegangan yang diberikan oleh baterai?
Berapa
adalah jumlah tegangan yang diberikan oleh baterai?