Senin, 26 September 2016

MATERI ELEKTRONIKA DASAR

Senin 25 September 2016
MATERI ELEKTRONIKA DASAR

1. Pengenalan komponen aktif dan komponen pasif
2. Dioda Semikonduktor
3. Transistor
4. Transistor Analisa DC
5. Konfigurasi Common, Emitter, Base, Colector
6. Penyearah Setengah Gelombang
7. Penyearah Gelombang Penuh
8. Clipper
9. Clamper
10. Penguat Transistor
11. Simulasi
12. Tugas Dan Presentasi

1. Pengenalan Komponen Aktif Dan Komponen Pasif
    A.Pengertian elektronika
       Elektronika adalah ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) tentan pengendalian partikel bermuatan di dalam ruang hampa, gas dan bahan semikonduktor.
Komponen elektronika dibagi menjadi 2 yaitu komponen aktif dan komponen pasif.
a.Komponen aktif adalah komponen elektronika yang dalam pengoperasiannya membutuhkan sumber tegangan atau sumber arus dari luar. Ada banyak tipe komponen aktif yang digunakan dalam rangkaian atau sitem elektronika. Secara umum komponen aktif dibangun mengunakan bahan semikonduktor yang didesain sedemikian rupa sehingga memiliki fungsi, nilai dan kapasitas sesuai kebutuhan yang diinginkan.
contoh komponen aktif adalah transistor,thyristor dan transducer.
b. Komponen pasif adalah komponen elektronika yang dalam pengoperasiannya tidak membutuhkan suber tegangan atau sumber arus tersendiri. Komponen pasif pada umumnya digunakan sebagai pembatas arus, pembagi tegangan, tank circuit dan filter pasif. Komponen elektronika yang digolongkan sebagai komponen pasif diantarnya adalah resistor, kapsitor, induktor,saklar dan diode.
contoh komponen pasif adalah resistor, kapasitor, induktor, saklar dan dioda.
    B. Hukum ohm
         Sebuah rangkaian listrik terbentuk ketika jalur konduktor dibuat untuk dapat mengalirkan elektron bebas secara terus menerus. gerakan elektron bebas secara terus menerus ini pada sebuah konduktor disebut sebagai Arus (current).Dalam rumus arus disimbolkan dengan I dan memiliki satuan Ampere (A).
         Tenaga yang mendorong elektron bebas untuk terus mengalir pada rangkaian disebut tegangan.Tegangan(voltage) adalah perbedaan potensial listrik antara dua titik dalam rangkaian listrik.Pada sebuah rangkaian, besar energi potensial yang ada untuk menggerakkan elektron dari titik satu dengan titik yang lainnya merupakan jumlah tegangan.Tegangan memiliki simbol V atau E dengan satuan Volt (V).
         Elektron bebas cenderung bergerak melewati konduktor dengan beberapa derajat pergesekan atau bergerak berlawanan. Gerak berlawanan ini yang biasanya disebut dengan Hambatan(Resistance). Hambatan listrik adalah Perbandingan antara tegangan listrik dengan arus listrik yang melewatinya.Dalam rumus Hambatan listrik disimbolkan dengan R dan memiliki satuan Ohm (Ω).

Berikut adalah satuan standar pengukuran untuk arus listrik, tegangan, dan hambatan:  
   


Simbol
Satuan
Simbol Satuan
Tegangan
V  atau E
Volt
V
Arus
I
Ampere
A
Hambatan
R
Ohm
Ω


hubungan antara arus, tegangan, dan hambatan disebut Hukum Ohm, ditemukan oleh Georg Simon Ohm dan diterbitkan pada tahun 1827 makalahnya, The Galvanic Circuit Diselidiki matematis . Penemuan pokok Ohm adalah bahwa jumlah arus listrik melalui konduktor logam di sirkuit berbanding lurus dengan tegangan terkesan di atasnya, untuk setiap suhu tertentu. Ohm menyatakan penemuannya dalam bentuk persamaan sederhana, menggambarkan bagaimana tegangan, arus, dan hamabatan saling berhubungan:

E = I . R

Dalam ekspresi aljabar ini, tegangan (E) sama dengan arus (I) dikalikan dengan hambatan (R). Menggunakan teknik aljabar, kita dapat memanipulasi persamaan ini menjadi dua variasi, pemecahan untuk I dan untuk R, masing-masing:




Sebagai contoh pertama, kita akan menghitung jumlah arus (I) di sirkuit, nilai yang diberikan dari tegangan (E) dan hambatan (R):



Berapa jumlah arus (I) di sirkuit ini?



Dalam contoh kedua ini, kita akan menghitung jumlah hambatan (R) di sirkuit, nilai yang diberikan dari tegangan (E) dan arus (I):



Berapa jumlah hambatan (R) yang ditawarkan oleh lampu?




Dalam contoh terakhir, kita akan menghitung jumlah tegangan yang diberikan oleh baterai, nilai yang diberikan arus (I) dan hambatan (R):

Apa adalah jumlah tegangan yang diberikan oleh baterai?



Berapa adalah jumlah tegangan yang diberikan oleh baterai?